Perkembangan teknologi saat ini membuat banyaknya berita yang kadang simpang siur dan bahkan mengarah kepada perpecahan atau hal yang negatif. Berdasarkan informasi rri.co.id tingkat kegemaran membaca ASEAN pada tahun 2024, Indonesia berada pada posisi ke-3 dari total 9 negara ASEAN dengan posisi dibawah Singapura dan Thailand. Membaca merupakan hal yang sangat diperlukan untuk memahami seuatu informasi.

Pernahkah kalian membaca berita mengenai seseorang yang meninggal dunia? yang ternyata orang tersebut masih sehat dan hidup. Berita yang belum tentu kebenarannya merupakan berita Hoax. Apa yang dimaksud Hoax? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hoax ditulis menjadi hoaks yang diartikan sebagai informasi bohong. Ejaan “hoaks” dengan “ks” dibelakang merupakan bentuk kata serapan dari bahasa asing. Kata hoaks dalam KBBI dikategorikan sebagai akjetiva dan nomina. Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) hoax diartikan sebagai berita yang bohong. Hoax yaitu informasi yang dibuat-buat atau direkayasa untuk menutupi informasi yang sebenarnya.

Secara umum Hoax adalah informasi palsu, berita bohong, atau fakta yang diplintir atau direkayasa untuk tujuan lelucon hingga serius (politis). Bijak dalam menanggapi berita Hoax sangat diperlukan saat ini ditengah gempuran strategi digital. Bahkan hanya untuk mendapatkan follower, seseorang bisa saja membuat berita hoax untuk meningkatkan jumlah rating aku atau followernya. Lantas bagaimana ciri dari berita hoax. Berikut adalah ciri berita hoax:

Menurut Dewan Pers ciri-ciri hoax adalah sebagai berikut:

  1. Mengakibatkan kecemasan, kebencian, dan permusuhan.
  2. Sumber berita tidak jelas. Hoax di media sosial biasanya pemberitaan media yang tidak terverifikasi, tidak berimbang, dan cenderung menyudutkan pihak tertentu.
  3. Bermuatan fanatisme atas nama ideologi, judul, dan pengantarnya provokatif, memberikan penghukuman serta menyembunyikan fakta dan data.

Ciri khas lain hoax adalah adanya HURUF KAPITAL, huruf tebal (bold), banyak tanda seru, dan tanpa menyebutkan sumber informasi.

Apa yang harus dilakukan sebagai audiens mengecek apakah berita tersebut hoax atau bukan, berikut adalah caranya:

Cara mengecek hoax sangat mudah, terutama jika berupa gambar atau foto.