Pendidikan Vokasi Itu Apa?

Siswa SMK pasti tidak asing dengan istilah vokasi atau vocational yang sering digadang-gadang oleh kepala sekolah dan guru-guru. Lantas apa pendidikan vokasi itu? Dan beda nya dengan pendidikan biasa dan sebelumnya? Hal ini tidak terlepas dengan keinginan pemerintah dari output siswa SMK yang diharapkan memiliki hardskill dan softskill untuk menjawab tuntutan dunia kerja.

Disadur dari kompas.com bahwa Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Wikan Sakarinto mengatakan, bila pendidikan vokasi memperoleh dukungan dari seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia. Maka, pendidikan vokasi akan naik kelas, tak hanya dari sisi kualitas, tetapi mempercepat lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa memperoleh pekerjaan di dunia kerja.


“Pendidikan vokasi dianggap berhasil, jika siswa dan siswi SMK sudah memiliki sistem keterserapan yang baik bagi lulusannya. Hal itu ditandai dengan keterampilan lulusan sekolah yang menarik perhatian industri,” ungkap Wikan dalam keterangan resminya, seperti melansir Kemendikbud.go.id, Kamis (17/9/2020).

Adapun strategi tersebut mencakup sinkronisasi kurikulum, kehadiran guru atau dosen tamu dari kalangan pakar (industri) minimal 50 jam per program studi (prodi) atau semester, ketersediaan program magang minimal satu semester di IDUKA, serta adanya uji kompetensi atau sertifikasi kompetensi bagi seluruh lulusan vokasi, dan bagi guru dan dosen vokasi. “Sistem ini merupakan perwujudan konsep cerdas dan taktis yang merangkum minimal empat strategi dasar link and match tersebut. Diharmonisasikan dengan pemaknaan “Local Wisdom” yang mudah dipahami dan dicerna oleh seluruh pihak. Link and match akan menguntungkan seluruh pihak, khususnya pihak IDUKA, serta masa depan dan karir lulusan di dunia kerja,” jelas Wikan. Dia meyakini, lulusan-lulusan yang benar-benar match dengan kebutuhan IDUKA, maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bangsa.

Nah, sudah paham tentang pendidikan vokasi kan? Yang lebih mengutamakan kebutuhan IDUKA (Industri dan Dunia Kerja) jadi kalau kalian pilih SMK pilihkah sekolah yang sudah join (bekerja sama) dengan industri. Di Purwakarta Jawa Barat ada SMK Bisnis Manajemen yang sudah bekerjasama erat dengan industri PT. Ramayana Lestari Sentosa, Tbk dan PT. Akur Pratama Yogya. Yup, jurusan itu adalah BDP (Bisnis Daring Pemasaran) bukan Cuma kerjasama PKL (Praktek Kerja Lapangan) tapi kerjasama Magang dan Lowongan kerja tentu prioritas. So… jangan ragu gabung dengan kami. For more information follow @marketingpn atauhttps://smkpurnawarman.sch.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *